Skip to main content

ZIAREK 2017

Umat Lingkungan Maria Goretti, wilayah XII Paroki St. Matias Rasus, Kosambi Jakarta Barat melaksanakan ziara bersama yang dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2017 di  Gua Maria Bunda Kristus Tebar Kamulyan, Subang Jl. A. Nanta Sukarya No. 18, Cikalapa, Pasirkareumbi, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211. Acara ziara ditutup dengan Misa di Gua Maria bersama kelompok dari paroki lain yang sedang melaksanakan ziara. Acara ziara ini juga diikuti oleh ketua wilayah XII bapak Rudi dan keluarga.

Acara dilanjutkan dengan rekreasi bersama di Pemandian Air Panas Ciater.

Doa sebelum Keberangkatan


































































































































Comments

Popular posts from this blog

KEGIATAN SINODE 2021 LINGKUNGAN ST. MARIA GORETI

Kegiatan Sinode Pertama, 27 November 2021 Membahas Tema 1 dan 2 Sinode Kedua, 4 Desember 2021 Membahas Tema 3 dan 4

PESTA NAMA PELINDUNG LINGKUNGAN ST. MARIA GORETI 2023

Bapak ibu umat lingkungan Maria Goreti,  mari kita sukseskan acara PNPL 2023, Acara ini dari kita, oleh kita dan untuk kita.   Bersyukur untuk Berbagi dalam kebersamaa kita sebagai umat : Lingkungan Maria Goreti, Wilayah 12 Gereja Matias Rasul Paroki Kosambi Baru, Jakarta  Umat Lingkungan St. Maria Goreti diminta :  Berpartisipasi dalam acara PNPL 2023 (ada acara Misa, Seminar keluarga, games dan outbound bersama keluarga). Berpartisipasi dalam pencarian dana PNPL 2023 : mengumpulkan barang bekas seperti Kardus, buku pelajaran, buku tulis, aluminium, besi Ikut memesan Sayur Segar dari Panitia PNPL (pak Albert Guna), anda telah menyumbang 10rb setiap pemesanan🙏                Atau berpatisipasi langsung melalui sumbangan atau donatur, jika bapak/ibu punya usaha bisa sebagai ajang promosi, contoh logo usaha akan dipasang pada spanduk dan backdrop acara🙏 Kami, Sie Dana PNPL menawarkan produk dari Artian Collection asli...

ARTI ZIARAH

ZIARAH K etika berziarah kita meninggalkan kesibukan sehari-hari dan berjalan menuju tempat ziarah. Perjalanan fisik ini mengingatkan kita bahwa kita semua (Gereja) sedang berziarah menuju tanah air surgawi. Gerak perjalanan kita adalah maju menuju kepenuhan Kerajaan Allah pada akhir zaman. Dalam Alkitab, waktu tidak dilihat seperti roda kehidupan atau perputaran nasib (pandangan budaya Timur umumnya). Tetapi, waktu dilihat sebagai garis lurus yang bergerak maju, seperti halnya bangsa Israel yang keluar dari perbudakan Mesir dibawah pimpinan Musa. Tantangan selalu menghadang di tengah jalan. Tetapi, mereka juga mengalami menyertaan dan pertolongan Tuhan. Demikian juga Gereja. Di tempat ziarah banyak orang dari berbagai daerah dan (suku) bangsa berhimpun. Di sini nyata bagaimana semua (suku) bangsa dihimpun menjadi satu dalam Gereja. Karena Gereja merupakan kesatuan umat Kristen yang mengimani Kristus. Ziarah bersama berhasil, harus disiapkan dengan baik dan dijalankan dalam s...